Hola!
Apa yang terbesit dalam pikiran kita, saat pertama kali mendengar kata Nachos? Sombrero? Tequila? dan juga Pinata? Yang pasti jawabannya adalah Meksiko. Yang saya sebutkan tadi merupakan beberapa hal-hal khas dari Negara Meksiko. Jadi, jika kalian para pembaca ingin mengenal lebih dalam tentang Negara Meksiko maka saya akan sedikit membagikannya pada kalian di blog saya ini.
Here we go!
Persatuan
Negara-Negara Meksiko atau Mexico (Estados Unidos Mexicanos)
Profil Negara:
· Nama Resmi : United States of Mexico
· Suku Bangsa : Metzo 60%, Indian Amerika 30% dan juga Kaukasia
· Agama Mayoritas : Katholik Roma
· Ibu kota : Mexico City
· Luas negara : 1.964.382 km2
· Jumlah Penduduk : 104.959.590 jiwa
· Kepadatan penduduk : 55 jiwa/km2
· Mata Uang : Mexican Peso (MXN)
· Bahasa Resmi : Spanyol
· Hari Kemerdekaan : 16 September
· Bentuk Pemerintahan : Republik Federal
· Pendapatan Perkapita : US$6320
Negara Meksiko adalah sebuah Konstitusi Republik federal di Amerika Utara. Meksiko merupakan salah satu negara berkembang di benua Amerika. Bagian Utara berbatasan dengan Amerika Serikat. Bagian Selatan dan Barat berbatasan dengan Lautan Pasifik, Sebelah Tenggara dengan Guetamala, Belize dan Laut Karibia dan bagian sebelah Timur berbatasan dengan Teluk Meksiko. Meksiko memiliki lebih dari 120 penduduk dan merupakan negara terpadat ketiga dibelahan bumi barat. hanya Amerika serikat dan Brazil yang memiliki lebih banyak penduduk. Selanjutnya, mari kita lihat sedikit tentang keadaan negara Meksiko dalam beberapa sektor:
PENDIDIKAN
Di
Negara Meksiko anak-anak diwajibkan untuk bersekolah selama enam tahun di
sekolah dasar dan tiga tahun di sekolah menangah. Siswa yang memenuhi syarat
dapat bersekolah di sekolah menengah atas. Sekolah- sekolah ini mempersiapkan
mereka untuk masuk universitas atau pelatihan teknis. Pendidikan di Meksiko juga
dibagi menurut kelas. Pelajar dari keluarga kaya belajar di sekolah swasta yang
lengkap dengan berbagai kemudahan, sedangkan anak dari golongan miskin biasanya
tidak mampu untuk pergi ke sekolah atau pergi kesekolah. Namun, pada lima tahun belakangan ini
kehadiran pelajar ke sekolah semakin bertambah. UNICEF melaporkan 84% anak-anak
memulai sekolah hingga ketingkat lima. Tingkat dropout pelajar yang rendah
membuat lebih banyaknya remaja melanjutkan pendidikan hingga tinggi dan ini
bisa membantu mengurangkan kemiskinan. Kini, lebih 8 juta remaja telah
mendaftar di sekolah menengah, yaitu 2 juta lebih dari tahun 1994.
EKONOMI
Sejak Perang Dunia II, negara ini telah
mengubah tumpuan dari ekonomi berdasarkan pertanian kepada ekonomi
pertambangan. Meksiko kaya dengan minyak bumi dan pada satu ketika merupakan
negara terbesar ke-10 penghasil minyak bumi di dunia. Di samping itu, negara
ini merupakan pengekspor perak yang terpenting di dunia. Antara dasawarsa
1940-an dan 1980-an negara ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat
tetapi ia ambruk akibat pinjaman yang berlebihan. Pada tahun 1980-an, negara
ini dilanda inflasi. Tetapi ia kembali pulih pada 1990, saat menyertai NAFTA.
Kini, pemerintah Meksiko yang baru telah mengalihkan tumpuan dari minyak bumi
kepada industri ringan dan ekspor pula. Selain itu, sektor pariwisata telah
menjadi sumber ekonomi yang semakin penting.
MATA PENCAHARIAN
Mata pencaharian
masyarakat Meksiko dulu pada umumnya adalah pertanian. Sekitar 80% lahan di
Meksiko merupakan lahan kering dan setengah kering, yang jika dilakukan
pertanian harus dilakukan pengairan buatan. Namun hebatnya Meksiko merupakan
salah satu negara pertanian terbaik didunia. Daerah pertanian di Meksiko
sebagian besar tertelak dibagian selatan. Kondisi lahan yang didukung oleh
jaringan irigasi yang baik membuat Meksiko memperoleh hasil pertanian yang
baik. Komoditas pertanian utama berupa tebu, jagung, kopi dan kapas. Namun
seiring berjalannya pembangunan, negara Meksiko menjadi negara dengan hasil
tambang yang cukup besar. Meksiko menjadi eksportir perak terbesar dan cukup
diperhitungkan di dunia. Selain itu, Meksiko juga menjadi salah 1 negara dari
10 negara di dunia yang berprofesi sebagai penghasil minyak bumi terbesar.
Di
Negara Meksiko anak-anak diwajibkan untuk bersekolah selama enam tahun di
sekolah dasar dan tiga tahun di sekolah menangah. Siswa yang memenuhi syarat
dapat bersekolah di sekolah menengah atas. Sekolah- sekolah ini mempersiapkan
mereka untuk masuk universitas atau pelatihan teknis. Pendidikan di Meksiko juga
dibagi menurut kelas. Pelajar dari keluarga kaya belajar di sekolah swasta yang
lengkap dengan berbagai kemudahan, sedangkan anak dari golongan miskin biasanya
tidak mampu untuk pergi ke sekolah atau pergi kesekolah. Namun, pada lima tahun belakangan ini
kehadiran pelajar ke sekolah semakin bertambah. UNICEF melaporkan 84% anak-anak
memulai sekolah hingga ketingkat lima. Tingkat dropout pelajar yang rendah
membuat lebih banyaknya remaja melanjutkan pendidikan hingga tinggi dan ini
bisa membantu mengurangkan kemiskinan. Kini, lebih 8 juta remaja telah
mendaftar di sekolah menengah, yaitu 2 juta lebih dari tahun 1994.
Sejak Perang Dunia II, negara ini telah
mengubah tumpuan dari ekonomi berdasarkan pertanian kepada ekonomi
pertambangan. Meksiko kaya dengan minyak bumi dan pada satu ketika merupakan
negara terbesar ke-10 penghasil minyak bumi di dunia. Di samping itu, negara
ini merupakan pengekspor perak yang terpenting di dunia. Antara dasawarsa
1940-an dan 1980-an negara ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat
tetapi ia ambruk akibat pinjaman yang berlebihan. Pada tahun 1980-an, negara
ini dilanda inflasi. Tetapi ia kembali pulih pada 1990, saat menyertai NAFTA.
Kini, pemerintah Meksiko yang baru telah mengalihkan tumpuan dari minyak bumi
kepada industri ringan dan ekspor pula. Selain itu, sektor pariwisata telah
menjadi sumber ekonomi yang semakin penting.
Mata pencaharian
masyarakat Meksiko dulu pada umumnya adalah pertanian. Sekitar 80% lahan di
Meksiko merupakan lahan kering dan setengah kering, yang jika dilakukan
pertanian harus dilakukan pengairan buatan. Namun hebatnya Meksiko merupakan
salah satu negara pertanian terbaik didunia. Daerah pertanian di Meksiko
sebagian besar tertelak dibagian selatan. Kondisi lahan yang didukung oleh
jaringan irigasi yang baik membuat Meksiko memperoleh hasil pertanian yang
baik. Komoditas pertanian utama berupa tebu, jagung, kopi dan kapas. Namun
seiring berjalannya pembangunan, negara Meksiko menjadi negara dengan hasil
tambang yang cukup besar. Meksiko menjadi eksportir perak terbesar dan cukup
diperhitungkan di dunia. Selain itu, Meksiko juga menjadi salah 1 negara dari
10 negara di dunia yang berprofesi sebagai penghasil minyak bumi terbesar.
Permasalahan
yang dihadapi Negara Meksiko yaitu tentang Drug Trafficking atau penjualan
obat-obatan terlarang dan juga Kekerasan. Meksiko menempati urutan ketiga
terbesar setelah Kolombia dan Brazil. Didunia, Meksiko menempati urutan kelima
dalam jaringan narkotika. Sehingga Meksiko sangat memainkan peranan penting
dalam perdagangan narkotika global dengan keuntungan besar dari kartel-kartel
narkotika Meksiko. Masalah Drug
Trafficking di Meksiko ini menjadi isu penting karena melibatkan tindak
kekerasan
Drug Trafficking di Meksiko sudah berlangsung sejak
tahun 1933 dimana perdagangan narkotika secara ilegal dilakukan dengan Amerika
Serikat, namun pada tahun 1960an penyelundup narkotika Meksiko mulai
menyelundupkan narkotika dalam skala besar. Secara geografis, Meksiko telah
menjadi tempat transit perdagangan narkotika yang ditujukan ke Amerika Serikat
Jaringan pengedar narkotika dari Meksiko telah
mendirikan sebuah infrastruktur yang berhubungan dengan jaringan narkotika
Kolombia. Karena besarnya jaringan kejahatan transnasional di Meksiko dan
sumber transaksi dinegara tersebut, Amerika Serikat berinisiatif memerangi drugs
trafficking bersama Meksiko agar setidaknya dapat mengurangi tingkat kejahatan
transnasional tersebut.
Kekerasan adalah sifat dari perdagangan obat-obatan
terlarang, namun kekerasan yang dihasilkan oleh Meksiko yaitu organisasi
perdagangan narkotika (DTOs) dalam beberapa tahun terakhir yang telah terjadi sebelumnya
dan sangat brutal, termasuk pembunuhan massal, penyiksaan,pemotongan, dan
fenomena bom mobil.
Peran pemerintah dalam menangani kasus kartel tersebut
menjadikan peningkatan dalam pembunuhan. Pemerintah melakukan pembunuhan
tersebut untuk tujuan menurunkan tingkat kejahatan yang dilakukan oleh
kartel-kartel yang ada di Meksiko.
Dan hampir 13.000 pembunuhan atas kejahatan yang
terorganisir telah dilakukanoleh Pemerintah. Hanya saja yang dilakukan
Pemerintah lebih melanggar hak asasi manusia, bila awalnya polisi diperintahkan
untuk menembak mati setiap warga yang terlibat dalam kartel, maka pada 2011
tiga orang tewas diantaranya disiksa, salah satunya dipenggal, dua diantaranya
adalah perempuan dan sepuluh diantaranya orang-orang muda.
Sebelum pemerintah Felipe Calderon memimpin Meksiko, pemerintah sebelumnya
adalah Vicente Fox dan Carlos Calinas yang berupaya menangani peredaran
narkotika secara eksternal dan internal. Secara Eksternal yaitu dengan
melakukan kerjasama dengan Amerika Serikat yang terbentuk melalui kerjasama ‘Merida Innitiative’ . Hal inilah yang
mendorong Amerika Serikat ingin menjalin kerja sama bilateral dengan Meksiko
dengan wujud pengamanan perbatasan, mobilisasi personel, dan pelatihan teknis.
Kerjasama ini dinilai tidak memiliki pola yang
berimbang karena di satu pihak Amerika Serikat memiliki sumber daya manusia dan
peralatan yang besar, sedangkan pemerintah Meksiko memiliki sumber daya yang relatif
terbatas. Kerjasama Amerika Serikat dan Meksiko dimulai dengan Binational Drug
Control Strategy.Kerjasama antar kedua negara ini dimulai dengan pembentukan
pasukan - pasukan pengaman. Tujuannya yaitu sebagai wujud aktif dan antisipatif
agar penaganan dapat berjalan secara efektif dan cepat. Wujud kerjasama lainnya
adalah pelatihan kedua negara. Dengan kerjasama ini nantinya diharapkan akan
mendukung kemampuan, skill dan koordinasi antara aparat Amerika Serikat dan
Meksiko.
Tujuan dari kerjasama ini adalah Menghentikan
peningkatan dan mengurangi konsumsi obat terlarang, produksi, dan lalu lintas
narkotika di kedua negara, dalam koordinasi, mengobati masalah efek samping
yang dihasilkan oleh obat - obatan di alam kesehatan dan keselamatan di kedua
masyarakat, menyetujui tindakan yang diperlukan untuk mengurangi produksi,
perdagangan, distribusi, dan konsumsi. Namun, kerjasama antar kedua negara ini
dirasa masih lemah, karena masih tingginya tingkat kejahatan dari para kartel.
Kini kebijakan pemerangan obat obatan pemerintah Meksiko mulai mengalami
kemunduran karena pertumbuhan kartel yang semakin banyak yang beroperasi di
Meksiko dan AS.
Referensi:
ojs.unud.ac.id/index.php/hi/article/download/10102/7481
http://www.voaindonesia.com/content/amerika-janjikan-bantuan-untuk-meksiko-dalam-perang-narkoba-89013967/74239.html
http://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2014/08/e-joernal_lidya%20%2808-23-14-05-59-27%29.pdf
http://ejournal.hi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2014/08/e-joernal_lidya%20%2808-23-14-05-59-27%29.pdf





